Jumat, 31 Oktober 2008

tugas be indoooo

KAJI ANALISIS PANDANGAN SISWA
SMA AL MUTTAQIN TERHADAP PORNOGRAFI MELALUI JARINGAN INTERNET
Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia













Oleh:
YUDA NUGRAHA
M.KEVIN JULIANTO
GILANG MAULANA YUSUF

SMA AL MUTTAQIN ”FULLDAY SCHOOL
& MOVING CLASS SYSTEM”
KOTA TASIKMALAYA
Jalan Jendral Ahmad Yani No. 140 Kota Tasikmalaya





LEMBAR PENGESAHAN

Judul Penelitian : Kaji Analisis Pandangan Siswa SMA Al Muttaqin Terhadap Pornografi Melalui Jaringan Internet
Topik : Pornografi Melalui jaringan internet

Penulis :
a. Nama Lengkap : Yuda Nugraha
Kelas : XII IPA
b. Nama Lengkap : M. Kevin Julianto
Kelas : XII IPA
c. Nama Lengkap : Gilang Maulana Yusuf
Kelas : XII IPA

Laporan ini telah disahkan oleh Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia dan Wakasek Kurikulum SMA Al Muttaqin.

Mengetahui

Guru Bidang Studi
Bahasa Indonesia,




Dra. Enden Nurhaeni Wakasek Kurikulum,





Ilam Maolani, M. Pd.


KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puja dan puji serta syukur ke hadirat Illahi Robbi, dan tidak lupa salawat serta salam semoga tercurahlimpahkan kepada Nabi Muhammad saw., kepada keluarga dan kepada para sahabatnya yang taat dan patuh sampai akhir zaman.

Melalui penyusunan laporan ini kami banyak menimba ilmu dengan cara mencari dan mempelajari sendiri dan berkelompok untuk mencari tahu sesuatu yang baru di luar sana.

Namun, karena keterbatasan pengetahuan kami, maka penyusunan laporan ini mungkin kurang sempurna, untuk itu kami mengharapkan bantuan rekan-rekan untuk mengkajinya lebih jauh.

Dalam penyusunan laporan ini kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu proses penyusunan laporan terutama Dra. Enden Nurhaeni sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Laporan ini jauh dari sempurna, namun kami berharap laporan ini dapat menjadi bahan kajian pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah kami khususnya dan umumnya bagi seluruh sekolah di Tasikmalaya.



Tasikmalaya, 29 Oktober 2008


Penulis

DAFTAR ISI


LEMBAR PENGESAHAN 1
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I PENDAHULUAN 4
A. Latar Belakang Masalah 4
B. Tujuan Penelitian 4
C. Hipotesis 5
D. Pembatasan Masalah 5
E. Teknik Pengumpulan Data 5
BAB II LANDASAN TEORI 6
BAB III PENGOLAHAN DATA 9
BAB IV PENUTUP 11
A. Kesimpulan 11
B. Saran 11
DAFTAR PUSTAKA 12
LAMPIRAN 13


 
BAB I

PENDAHULUAN

Sejak mesin cetak diciptakan, gelombang pertukaran informasi di dunia menjadi semakin canggih. Informasi tiba-tiba menjadi sesuatu yang sangat vital. Apalagi kemudian tampil “kotak-kotak” aneh yang disebut radio, televisi, dan komputer. Benda yang terakhir, saat ini disebut sebagai masa depan dari apa yang dinamakan industri informasi.Dalam dunia maya, informasi menjadi sesuatu yang benar-benar hidup. Mobilitas begitu cepat, bisa di-download, diproduksi, untuk kemudian di upload lagi. Dan itu bisa dilakukan kapan saja dan oleh siapa saja tanpa harus menunggu waktu naik cetak atau jam tayang seperti dalam media cetak dan televisi. Sudah siapkah kita memasuki era informasi dengan internet sebagai ujung tombaknya ini ? tergantung pada kita sendiri!!!
Internet adalah kata yang tidak asing bagi kita yang telah melek teknnologi. Apalagi bagi siswa yang tidak ingin dianggap gagab teknologi. Jaringan internet adalah salah satu sumber informasi yang paling populer saat ini, kita dapat memperoleh banyak hal darinya. Dengan biaya yang relatif murah dan terjangkau kita sudah mapu mendapatkan informasi dalam berbagai macam bentuk mulai dari bentuk tulisan, gambar, grafik, sampai media suara. Dengan luas jangkauan seluruh dunia sebebas-bebasnya tanpa batas.
Aspek ketidak terbatasan itulah yang menjadi keprihatian kita semua, bagi para pengguna internet yang ingin mencari kepuasan tersendiri. Disamping aspek keuntungan yang bisa kita peroleh dari media informasi ini kita juga dihadapkan permasalahan yang terbesar yang mengancam moral kaum terpelajar penguna internet yaitu merebaknya situs-situs yang berbau pornografi yang bisa diakses sedemikian bebasnya.
Bagaimana dengan geliat dunia maya ini di Tasikmalaya khususnya para pelajar SMA ALMUTTAQIN???
Berdasarkan uraian yang dipaparkan pada latar belakang di atas maka permasalahan yang diambil dalam makalah ini adalah:
A. Apa dan bagaimana jaringan internet itu ?
B. Kebebasan media internet dan pengaruhnya bagi pengguna khususnya bagi siswa SMA ALMUTTAQIN
C. Internet sebagai media penyebaran pornografi dan pornoaksi

A. Latar Belakang

Hal yang melatarbelakangi penulisan artikel ini adalah menelusuri pornografi melalui jaringan internet yang dapat diakses secara bebas oleh para penggunanya., dengan metode pengambilan suara melalui angket dari beberapa siswa SMA AL MUTTAQIN Beradasarkan data yang didapat meunjukkan bahwa beberpa siswa pernah mengakses situs-situs pornografi yang bisa merusak ahklak dan moral mereka. Munkin salah satu cara untuk mengurangi siswa dalam mengakses situs yang kurang baik tersebut hendaknya ada filterisasi terlebih dahulu baik di warung-warung internet ataupun di tempat yang biasa mengakses internet. Selain itu juga diharapkan bagi para siswa untuk selalu memperkuat keimanan dan ketakwaan masing-masing sebab sebaik apapun penyaringan yang dilakukan oleh pihak pemerintah tanpa ada usaha dari diri sendiri akan terasa sulit.

B. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah memberikan pemahaman sekilas tentang bagaimana jaringan internet bekerja serta kebebasannya dalam mengakses dan pengaruh efek negatif penggunaan intyernet terutama dalam penyebaran pornografi.

C. Hipotesis
Kami memprediksi bahwa situs porno mudah diakses oleh kalangan pelajar. Dan, kemudahan itu ditunjang oleh lenggangnya pengawasan dari pihak orang tua, maupun pihak berwajib. Menjadi sebuah momok menakutkan bagi mental pelajar.Maka dari itu, bila tidak ada tindakan preventif dari semua pihak, akan timbul generasi berahlak buruk.


D. Penelitian
Dalam pelaksanaannya, kami menggunakan ”Questioner” sebagai teknik penelitian kami. Hal itu dirasa dapat mempermudah dalam proses penggarapan persentase. Untuk penelitian ini, kami hanya memberikan kuesioner pada seluruh siswa laki-laki.


























BAB II
LANDASAN TEORI

Asal usul internet
Nenek moyang inetrnet adalah APRAnet, suatu proyel yang dimulai dari U.S department of defense (DOD) departemen pertahan amerika serikat pada tahun 1969, suatu percobaan dalam relible networking (jaringan secara terpercaya) untuk menghubungkan antara DOD dengan kontraktor penelitian militer, termasuk sejumlah besar universitas yang melakukan penelitian dengan dana militer. Pada saat itu internet digunakan untuk menghubungkan satu bagian bidang pertahan terhadap bagian pertahanan yang lain yang mempercepat proses komunikasi. Namun pada perkembangannya internet merambah ke dunia bisnis, banyak perusahaan-perusahaan multi nasional di Amerika yang telah mempergunakan jaringan internet ini untuk memperlancar bisnis mereka. Dan sampai sekarang jaringan internet merambah kebidang-bidang lain. Dengan dipercepat adanya PC (personal compueter)yang mempermudah pribadi untuk mengakses internet secara leluasa.

Terbentuknya internet dapat menyatukan sutau network komputer dengan network komputer lainnya atau komunikasi antar komputer. Internet juga dikenal dengan net saja adalah jaringan komputer terbesar di dunia dengan internet kita bisa berhubungan antar jaringan komputer. Sampai sekarang diperkirakan ada lebih dari 30.000 jaringan dengan alamat kurang lebih 30 juta di seluruh dunia. Karena sifatnya mirip dengan ruang dalam dunia kita sehari-hari, maka internet bisa kita sebut dengan ruang maya (cyberspace).
Dengan internet kita dapat:
• Melakukan pertukaran teks dan bebagai pesan engan berjuta manusia dalam bisnis, akademi pemerintahan dan organisasi laian dalam lebih lima puluh negara
• Mengakses suatu perangkat lunak, dokumen,gambar, peta cuaca, jkatalog perpustakaan dan berbagai informasi dari beberapa tempat di seluruh dunia.
• Melakukan komunikasi dan pertukaran sumber daya untuk bersama-sanma bekerja-sama dalam satu kantor atau berbeda dunia, untuk tyujuan yang sama.
Jadi dapat dianalogikan bahwa internet ibarat sebuah kota. Internet itu sebuah kota elektronik yang sangat besar dimana setiap penduduk memiliki alamat (internet address) yang dapat untuk berkirim surat. Jika penduduk itu ingin berkeliling kota, cukup dengan menggunakan mkomputernya sebagai kendaraan. Jaringan jalannya bertumpu diatas sarana telekomunikasi. Jalur lambatnya menggunakan modem dan saluran telepon sedang jalur cepatnya menggunakan ISDN atau frame relay.

KEGUNAAN INTERNET
Internet mendukung bisnis globbal, akademi dan komunitas yang mewakili pribadi dari lebih tiga puluh juta di lima benua.quarteman-mitchell membagi kegunaan dalam empat fungsi, yaitu:
1. fungsi komunikasi
internet adalah komun ikasi, kegunaan yang sangta penting dari internet adalah pertukaran pesan antar manusia dengan elektronik mail. Kita cepat berkomunikasi dengan tiga puluh juta orangdi seluruh dunia, tanpa surat, amplop, perangko atau memenjet tombol telepon.
internet menghubungkan komputer dan fasilitas sharing resoruces diantaro komputer. Dengan internet, kita dapat mencari data dan program dari ribuan ttitk distribusi diseluruh dunia. Saat ini pemakai internet di Indonesia meliputi 9000 orang, dalam waktu 2-3 tahun lagi pengguna internet di Indonesia diperkirakan menjadi 2 juta orang.
2 fungsi komunitas
masyarakat pengguna memakai internet untuk berkomunikasu dengan yang lain, menggunakan superkomputer dan basisdata atau bergai kebutuhan. Kapabilitas, kecepatan dan berbagai pelayanan internet dan sumberdaya walaupun sulit untuk menerangkan kepada awam untuk tidak meninggalkan internet, sekali saja dia menggunakan internet.

Demikian sekelumit tentang dunia inetrnet yang kami paparkan sepintas untuk mengantarkan kita pada permasalaha kita yang utama yaitu penyalahgunaan internet untuk penyebarluasan pornografi.

Pornografi Melaljui Media Internet dan Dampaknya bagi Penggunanya.
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa internet adalah sebuah jaringan yang memungkinkan kita untuk bisa berhubungan dengan pihak lain tanpa harus bertatap muka secara langsung. Disamping sisi positif dari internet sebagai sarana mempercepat arus informasi dan banyak hal yang bisa kita dapat dari sana, media ini juga memiliki efek negatif yaitu sara penyebaran situs-situs porno yang bisa mempengaruhi para penggunanya. Terutama bagi kalangan pelajar yang notabene masih muda dan merupakan tumpuan harapan bangsa.

Lalu bagaimana dengan generasi muda kita sebagai genersi pengganti hendak direduksi perannya dalam dinamika kehidupan sosial maupun kenegaraan. Dengan bebasnya dunia internet kaum terpelajar teralihkan perhatianya dari kekacaun politik dan perkembangan carut-marutnya negara yang seharusnya memang membutuhkan partisi aktif mereka.hiburan bukan hiburan tetapi dibalik itu berbagai kepentingan ideolos tersembunyi. Kapitalisme dengan globalisasinya dan neoliberalisme yang menjadi penjajah baru identitas sebuah bangsa.
Ringkasnya, wawasan menjadi kaya dengan jendela internet. Namun ditengah luas dan mudahnya semua kalangan untuk memberdayakan internet, ada banyak pihak tak bertanggung-jawab yang membuat internet menjadi momok yang menakutkan. Pornografi dan pornoaksi merasuk di setiap jejak langkah yang tersambung dengan internet.
Semakin mudahnya akses internet oleh semua golongan dari berbagai latar belakang umur, maka internet bukanlah menjadi hal yang dispesifikan penggunanya. Tak seperti rokok yang diberi spesifikasi pengguna, internet boleh digunakan oleh anak balita sekalipun. Maka, tak heran bila situs-situs terlarang di internet dibuka oleh yang tak boleh membukanya.
Ditambah lagi, fakta mencengangkan. Setiap hari situs porno malah makin bertambah. Penyalahgunaan search engine atau mesin pencari untuk akses situs tersebut menambah daftar panjang penggunaan internet tidak sebagaimana mestinya.
Inilah tugas kita semua untuk memperbaiki generasi penerus.
BAB III

III.I PENGOLAHAN DATA

1. Apakah kamu suka main internet minimal satu minggu sekali ?
a. Ya b. Tidak
2. Apa tujuanmu membuka internet ?
a. Iseng b. Cari info/ilmu/refernsi c. Buka situs porno
3. Siapa yang menjaga kamu ketika main internet ?
a. Orang tua/guru c. Pihak warnet (blokir)
b. Gak ada d. Lainnya
4. Dimana kamu sering menggunakan Internet ?
a. Di Labkom terkait c. Warnet
b. Pribadi d. Nebeng
5. Situs apa yang sering kamu buka ?
a. Privacy ah... c. Friendster
b. Google (search engine) d. Lainnya
6. Apakah internet membuatmu produktif ?
a. Ya b. Sebaliknya
7. Apakah kamu pernah membuka situs porno ? (tenang, rahasia kita kok)
a. Ya deh.... c. Kadang-kadang
b. Tidak sama sekali d. Pernah ngga sengaja
8. Kalau pernah buka situs ’primitif’ itu, berapa kali dalam seminggu
a. Setiap hari c. Sudah tobat (ngga pernah lagi)
b. Kalau mood (kadang-kadang) d. Jarang banget
9. Pernah nggak ketahuan siapa gitu, pas membuka situs terlarang ?
a. Pernah c Masih belum ketahuan !
b. Ngga (buka aja ngga pernah)
10. Apa pendapat kamu tentang esensi (seberapa penting) situs porno di internet ? Dan, opini kamu tentang UU APP yang akan membatasimu dalam akses situs porno ................................................................................
III.II HASIL PENGOLAHAN DATA

Berdasarkan polling yang dilasanakan oleh kelompok kami menunjukkan bahwa siswa SMA ALMUTTAQIN untuk menggunakan sarana internet sangat besar terbukti dari 20 siswa yang menjadi sampel terhitung 97,9% responden yang telah melek teknologi ini. Sementara hanya 2,1% responden yang mengaku belum pernah mengunakan internet. Mungkin mengherankan bagi sebagian kalangan pengguna internet masih ada orang yang belum menggunakan internet.
Sekarang kita beralih haluan terhadap responden yang mengaku melek teknologi ini apa yang mereka lakukan terhadap keberadaan teknologi paling muktahir tersebut apakah mereka mempergunakan sara internet untuk memperluas wawasan mereka, atau untuk menunjang belajar mereka??? atau sekedar iseng. Bayak responden yang mengaku menggunakan sara internet untuk menunjang atau membantu tugas-tugas mereka, penambah wawasan, dan bahkan ada yang mengaku suka mengunjungi situs-situs favorit. Mungkin disini perlu diperjelas maksud dari situs-situs favorit, beberapa responden dengan malu-malu menuliskan situs porno favoritnya.
Kalau kita dulu diributkan dengan beredarnya VCD porno di masyarakat yang melibatkan pelajar dan para artis Indonesia kini semua itu bebas keliaran di internet. Dan yang sekarang banyak diakses adalah film-film porno lokal dan luar negri dengan durasi yang singkat agar mudah dinikmati melalui handphone. Setidaknya 1,2% pernah mekonsumsi situs-situs tersebut.










BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Untuk menahan gencarnya penyebaran pornografi di internet ini perlu dilakukan secara aktif baik dari masyarakat maupun pemerintah. Pemerintah perlu melakukan kampanye publik dan mengeluarkan kebijakan yang menentang pornografi diInternet.
Hal semacam ini telah dilakukan oleh negara-negara di Timur Tengah, contohnya adalah dengan mewajibkan ISP dan warnet untuk melakukan filter terhadap materi pornografi. Bahkan negara-negara sekuler pun juga melakukan ini, pemerintah Cina pernah menutup ribuan warnet yang dianggap telah menyebarkan materi pornografi. Begitu juga dengan Amerika pernah menyetujui RUU yang mengancam siapa saja yang "mengirim atau memasukkan bahan-bahan yang tidak sopan, baik dalam bentuk gambar atau tulisan", ke dalam jaringan internet. Walaupun kemudian usaha tersebut dibatalkan karena dianggap akan mengancam kebebasan penggunaan internet di sana.

B. SARAN
Selain mengharapkan usaha dari pemerintah, kita juga perlu melakukan beberapa tips berikut ini:
1. Pindahkan komputer ke area umum yang terbuka dan hindari penggunaan internet di tempat yang sepi.
2. Batasi penggunaan internet hanya untuk hal-hal penting. Waktu luang dan keingintahuan bisa menggoda pengguna untuk tergelincir mengakses situs-situs porno tersebut.
3. Awasi anggota keluarga kita yang juga menggunakan internet. Pengawasan ini bisa secara langsung
4. Jangan pernah mencoba! Semakin banyak kita menggunakan internet, semakin banyak kesempatan materi internet untuk mengunjungi kita, baik secara sengaja atau tidak. Seringkali, secara tidak sengaja ada iklan banner yang menuju ke situs porno, atau email berisi gambar porno dari teman/relasi kita. Kita perlu tahu, bahwa banyak orang yang kecanduan karena diawali dengan coba-coba dan akhirnya sulit untuk lepas.
DAFTAR PUSTAKA


www.google.com
Razaq, Abdul.2001. Belajar Praktis

Senin, 20 Oktober 2008

Petualangan Qsmart mencari ilmu Kaya. Tung Desem Waringin ; Anak Muda juga harus kaya.

Beberapa tempo lalu, Pelatih Sukses No.1 Indonesia, Tung Desem Waringin, mengundang Qsmart untuk mengikuti seminarnya yang berjudul ’Bagaimana Kaya Melalui Marketing’ di Jakarta, tepatnya Mal Mega Glodok Jakpus. Lebih asyiknya lagi, tiket seminarnya gratis untuk tiga orang. Padahal harga normal biasanya per orang rata-rata 800 ribu rupiah untuk sekali seminar. Kesempatan berharga sekaligus penghormatan ini tidak disia-siakan. Maka berangkatlah perwakilan jurnalis Qsmart yaitu ; M.Kevin (Jurnalis utama), Hendi (Asisten Jurnalis), dan Pak In In (Pembina Jurnalis). Kita berangkat dari Tasikmalaya menuju Jakarta pukul 11.00, dan tiba pukul 16.00. Sebagai jurnalis sekolah, tentu menjadi sebuah perjalan yang sangat menyenangkan dan belum pernah dirasakan sebelumnya. Kita transit di terminal, kemudian jalan kaki cukup jauh. Seakan akan menjadi seorang petualang sejati di rimba jalan raya. Ramainya suasana Kota benar-benar menyiratkan Jakarta sebagai Kota Metro. Kita-pun sampai di Halte Busway. Setelah cukup lama menunggu, kita-pun naik Busway dengan bergelantungan. Begitu seru-nya mengelilingi Kota Jakarta sembari bergelantungan tanpa macet. Sesampainya di transit akhir Busway, kita berjalan sedikit menuju Pasar senen. Dari sana kita menaiki Metromini. Hmmm... Tidak jauh beda dengan angkot, metromini juga ongkosnya terjangkau. Bagi kita, perjalanan menggunakan Busway, berjalan di jalanan raya Jakarta, menaiki Metromini, sebuah pengalaman menyenangkan tak terlupakan sebagai proses dalam jurnalistik. Akhrinya, pukul 17.45 kita sampai di Mal Mega Glodok. Rupanya Mal ini masih baru dan belum buka 100 persen. Dalam undangan tertera ’Seminar di lantai 10’. Kita pun bergegas menuju lift bersama orang-orang yang tampaknya juga akan ikut seminar ini. Sesampainya di lantai 10, kita menuju tempat registrasi. Disana terpampang berbagai stiker, poster, pamflet, juga buku Pak Tung Desem yang berjudul Marketing Revolution. Sekedar informasi, selain seminar, Pak Tung juga menjual produknya yang lain. Ada kegiatan Camp Remaja, seminar tiga hari kaya dengan internet, seminar sehari menjadi billionaire, dan pelatihan lainnya. Buku Pak Tung yang dijual disana yang juga sudah jadi salah satu referensi bacaan Qsmart yaitu Marketing Revolution menjadi buku paling ’gila’. Karena ketika launching-nya, Pak Tung menghujani uang dari pesawat terbang ke daratan, senilai 1 milyar rupiah. Namun dalam seminggu, Buku Pak Tung itu laku 36.000 eksemplar lebih. Padahal itu buku termahal di Indonesia. Kembali ke cerita liputan, setelah registrasi kita mendapat stiker sederhana bertuliskan ’TDW’. Petugas registrasi tadi bilang. ”Jangan hilang ya !”. Stikernya sungguh sederhana lho ! Wah... Pak Tung ini benar benar simpel ya orangnya. Waktu saat itu masih menunjukan pukul 18.30. Dalam undangan, seminar dimuali pukul 19.00. Setengah jam lagi. Sesungguhnya, kondisi kita pada saat itu, lumayan lapar ! Bagaimana tidak, dari siang kita belum lunch. Meski ada kantin, kita memilih makan makanan yang kami bawa. Pisang, kue, dan minuman ber-ion. Cukuplah bagi kami untuk mengecas energi. Karena kemungkinan seminar plus wawancara ini akan berakhir pukul 00.00. Tibalah saat yang dinanti. Seminar dahsyat Pak Tung Desem Waringin dimulai. Di dalam dekat pintu masuk, tanpa disangka sosok Pak Tung yang tinggi seperti pemain basket itu sudah berdiri menunggu para peserta yang datang. Pak Tung mengajak ’Tos’ semua peserta, seakan mengakrabkan diri. Singkat kata, acara pun dimulai, dengan menampilkan profil singkat Pak Tung. Setelah itu MC berkata, ”Mari kita sambut dengan meriah, dialah Bapak Tung Desem Waringin ... !!!” Sontak seluruh hadirin riuh bertepuk tangan. ”Apa kabar semua ? Salam DAHSYAT !” itulah ucapan pembuka dari Pak Tung pada para peserta. Kalau dijumlah, kurang lebih ada 600 peserta pada saat itu. Semua duduk di kursi dengan cukup berdesak, saking antusiasnya. Untuk menambah semangat peserta, Pak Tung memancingnya dengan bertanya. ”Kalau misalnya Bos/Direktur mau merekrut karyawan, milih yang loyo atau semangat ?” semua menjawab, ”Semangaat !” ”Kalau pengangguran, biasanya suka loyo atau semangat ?", semua menjawab lagi, ”Semangaaat !” Pak Tung melanjutkan, ”Selain semangat, agar sukses mengikuti seminar ini, tidak cukup mendengarkan. Kalau mendengarkan saja, paling 10 persenan lah ingatnya. Kalau mendengarkan, melihat dan mencatat, nggak bakal lebih daru 45 persen ingatnya. Maka, syarat suksesnya adalah terlibat ! Kalau saya suruh gerak, ikut gerak. Kalau saya tanya, ya jawab. Jangan lipat siku dan diem aja. Kebanyakan, para peserta seminar itu ngelonjor, ngelamun jorok !.” Mendengar uraian Pak Tung, semua peserta tertawa dan semakin semangat mengikuti seminar. Pak Tung juga mengajarkan gerakan yang membuat peserta semakin antusias. Semua peserta disuruh berdiri. Kemudian kedua tangan digerak-gerakan seperti kamehameha-nya Goku namun jarak kedua tangan agak jauh sedada dengan posisi badan kaki ditekuk. Sembari mengucapkan ”Wooooo....” Setelah itu kedua tangan yang tadinya berjauhan ditepukkan sembari mengucap ”Yessssssss ..... !” Dilanjutkan dengan tangan didijatuhkan ke pinggir badan dan mengatakan ” Waaawwww .... !” Dengan bergerak dan berucap seperti ini, semua peserta semakin semnagat. Malam larut pun tak menjadi soal, karena Pak Tung sangat pandai dalam pembawaan ilmu Marketing dengan berbagai metoda, juga humoris. Pak Tung mulai memaparkan materi. Beliau menuturkan, kalau kita dapat memenuhi apa yang orang lain inginkan, maka kita dapat memenuhi semua apa yang kita ingikan. Kalau kita membuat orang lain win dulu, akhirnya kita dapat win juga. Itulah prinsip awal marketing. Dilanjutkannya, bahwa ada dua tipe marketing. Yaitu ’Mengingatkan’ dan ’Menawarkan’. Kalau mengingatkan, hanya sebatas ’branding’ dan tidak membuat pembeli segera take action untuk buy. Cara ini tidak salah, namun kurang efektif dan kadang membuat rugi. Sedangkan ’Menawarkan’ membuat pembeli segera take action untuk membeli tak hanya mengingatkan. Sehingga omset penjualan bisa naik ratusan bahkan ribuan persen. Beliau menjelaskan pula, kalau Menawarkan harus memiliki unsur ’USPS’. U, Yaitu Ultimate Advanted. Maksudnya memiliki nilai tambah. Semisal, Minyak goreng ini melalui 27 penyaringan, sehat untuk jantung dan bebas kolesterol. Selalu ada pembeda dengan produk sejenis lain yang mebuat unggul, dan dijelaskan. Yang kedua yaitu, S - ’Sensasional Offer’ atau judul penawaran yang sensasional. Misal, pizza hot and fresh to your door in 30 minnuete or less or its FREE. (Pizza panas, dan fresh, pada pintu anda, dalam waktu 30 menit, atau kurang, atau GRATIS –bila terlambat-). P – Powerful Promise, yaitu Janji yang Powerful. ’Penerbangan Anu Air terbang ke Medan bolak-balik.’ Customer akan berpikir, ”Emangnya gue pikirin, penerbangan lain kan juga banyak terbang ke Medan ?”. Bagaimana dengan ”Pergi dengan Singa Air, pulang bawa BMW.” Maka, selain menawarkan (bukan hanya mengingatkan), juga memiliki judul yang sensasional Yang terakhir adalah S – Something Shocking, misal ‘Belanja di Anu Mart pasti hemat, namun bila anda menemukan yang lebih murah, kami ganti selisihnya dua kali lipat’. Jurus USPS adalah rumus simpel namun dahsyat, dalam marketing agar penjualan omsetnya meningkat hingga ribuan persen. Pak Tung memaparkan pentingnya ’jago jualan’, sehebat apapun kualitas barang, tak berarti apa-apa bila tak bisa menjual. Contoh, sekarang lukisan Vincent Van Gogh laku 40 Juta U$ dollar. Namun itu ketika sang pelukis telah tiada. Semasa hidup, van Gogh tak mampu menjual satu-pun lukisannya. Van Gogh sangat miskin. Untuk membeli bensin motornya, ia harus menukar dengan dua lukisannya. (Untungnya penjual bensin mau), yang bila dihitung, dua lukisan itu senilai milyaran rupiah sekarang. Van Gogh juga tak bisa ’menjual dirinya’. Ia tidak laku. Akhirnya jatuh cinta pada pelacur. Sebagai tanda cintanya, ia memotong telinganya sendiri untuk sang pelacur agar menerima cintanya, namun ditolak. Van gogh mati dalam keadaan miskin dan mengenaskan. Lain dengan Pablo Piccasso. Secara kualitas, lukisannya masih lebih bagus Van Gogh. Namun, dengan lihai, pandai berdagang, ia mampu menjadi pelukis terkaya sepanjang masa. Semasa hidup, mampu menjual lukisan senilai milyaran dolar AS. Ia juga pandai ’menjual dirinya’. Ia memiliki banyak istri, dengan alasan cari inspirasi melukis. Istrinya sih setuju saja, asal setoran naik (he he he... ini bukan termasuk ilmu marketing-nya Pak Tung lho). Apa makna itu semua ? Sebagus apapun karya kamu, sekeren apapun barang jualan kamu, sehebat apapun program kamu, yang terpenting adalah ’Penjualannya’ / pemasarannya. Yang terpenting adalah Marketing-nya. Tentu pemaparan tadi baru nol koma nol berapa persen dari semua ilmu Marketing dalam buku-nya. Di akhir pemaparan, selain Pak Tung langsung mencontohkon ilmu USPS marketing dengan menjual 24 CD Ekslusif Life Revolution plus 2 Tiket pelatihan Financial Revolution selama 3 hari plus Bukunya plus pelatihan Kaya dengan Internet selama 3 hari yang bila ditotal seharga 22 juta rupiah, namun pada momen itu dijual hanya 1,9 juta rupiah yang membuat peserta berbondong-bondong antri membeli, Pak Tung berpesan bahwa yang terpenting adalah Take Action. Pengetahuan tidak berarti apa-apa bila tidak dipraktekkan. Seminar 3 jam yang sangat seru pun diakhiri dengan prosesi antri untuk bisa bersalaman, foto bareng dan membubuhkan pada buku tanda tangan Pak Tung. Disana kita (Qsmart) mulai merancang strategi agar bisa ngobrol dengan Pak Tung. Kita mulai mendekati assisten Pak Tung. Setelah sebentar berbincang, kita memberi 2 majalah, yaitu Muttaqin Magazine dan Majalah Pelajar. ”Kita dari wartawan sekolah dan Majalah Pelajar Nasional, bisa kita wawancara Pak Tung semenit saja !”. Awalnya sang assisten terlihat kikuk. Mungkin dibenaknya, mana bisa ? Pak Tung kan sibuk ! Tapi diluar dugaan setelah sang asisten berbicara pada Pak Tung ada yang mau mewawancarai dari Majalah Pelajar, beliau mengatakan, ”Oh, ayo ! Sambil duduk saja !”. Tak diduga, Pak Tung begitu mengapresiasi. ”Kita dari Tasik Pak.” kemudian Pak Tung menjawab, ”Oh DAHSYAT, DAHSYAT !” Kita mulai mewawancari dan ngobrol santai bareng Pak Tung.

Qsmart : Tadi Pak Tung memaparkan cara Marketing yang dahsyat. Namun untuk memulai, menumbuhkan spirit kewirausahaan anak muda bagaimana ?

Pak Tung : Oh, itu dari kecil harus jualan.

Qsmart : Berarti dari kecil Bapak sudah berjualan ?

Pak Tung : Ya, saya coba segala macam jualan. Minyak wangi, kaos, makanan. Bahkan kebiasaan itu kebawa sampai kuliah.

Qsmart : Wah, kuliah Bapak terganggu dong ?

Pak Tung : Hahaha... dulu saya pernah nggak sekalipun masuk kelas kuliah dalam satu smester, karena sibuk jualan. Tapi saya punya nilai A semua lho !

Qsmart : Hah ? Sibuk jualan, tapi bisa dapat nilai A ? Bagaimana caranya ?

Pak Tung : Dulu saya sering duduk paling depan ketika kuliah. Selesai dosen menerangkan, saya dekati dia. Saya tanya dosennya, ”Pak, sekiranya supaya nilai saya A, buku apa yang harus saya baca, dan tugas apa yang harus dikerjakan ya ?”. Rupanya, posisi duduk pengaruhnya besar terhadap nilai lho. Kecenderungan, mahasiswa yang duduk di depan nilainya lebih baik.

Qsmart : Oh... Pak Tung cerdas ya ! Apalagi Pak ? (Jadi membicarakan nostalgia nilai Pak Tung nih ...)

Pak Tung : Saya sering ikut lomba. Lomba karya tulis ilmiah. Saya pelajari dari para juara terdahulu. Saya terus ikuti lomba karya tulis yang ada. Rupanya, peminatnya sedikit! Akhirnya, dari mulai juara se-Fakultas, naik ke tingkat Universitas, naik lagi ke tingkat provinsi sampai nasional. Semakin tinggi levelnya, semakin mudah menang, karena saingannya semakin sedikit lho !

Qsmart : Hubungannya dengan perolehan nilai A Bapak apa ?

Pak Tung : Kepercayaan dosen. Meski jarang masuk, dosen percaya karena saya sering menang lomba nulis. Dapat nilai A deh.

Qsmart : Jadi intinya apa Pak ?

Pak Tung : Mau unggul, kita harus punya ’Goal’atau tujuan. Sehingga punya ambisi untuk unggul. Setelah itu, juga harus punya alasan kuat untuk meraih Goal itu. Oh iya... Belajar dari yang terbaik. Kalau ada seseorang yang terbaik, pelajari kenapa dia bisa menjadi yang terbaik, secara mendetail.

Qsmart : Oh begitu ya Pak, sebagai generasi muda, apa sih bekal yang harus disiapkan ?

Pak Tung : Karakter. Harus punya visi. Menumbuhkannya dengan banyak belajar. Dengan banyak membaca. Selain itu, pelajari bahasa asing ! Selain bahasa Inggris, bahasa Cina, dan Arab juga penting. Karena suatu saat central ekonomi dunia akan berpindah, ke Asia. Sekarang kan kekayaan dunia ada di Cina dan Arab.

Kita pun berbincang panjang mengenai ekonomi dunia. Terutama Pak In In yang bertanya tentang masa depan ekonomi dunia. Setelah sekian lama ngobrol, tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 00.15. Yang tadinya minta waktu semenit, saking asyiknya sampai hampir 30 menit. Kita pun pamit pada Pak Tung. ”Terimakasih banyak Pak !” sembari memberi 2 majalah pada beliau. Muttaqin Magazine (Majalah SMA Al Muttaqin dengan jurnalis anak Qsmart) dan Majalah Pelajar. Kita meninggalkan lokasi. Sebelum pulang ke Tasik, kita bertemu dengan sekelompok mahasiswa baik hati dari UBM (Universitas Bunda Mulia) yang juga peserta seminar tadi dan jurnalis kampus yang meliput kegiatan tersebut. Kita bertukar info dan kontak personal. Mereka juga menuturkan jalan mana menuju pulang karena suasana saat itu sudah larut malam. Akhirnya setelah cukup lama perjalanan, Qsmart pulang ke Tasik menggunakan Bus pukul 02.00 dengan membawa ilmu baru. ’Anak Muda Juga Harus Kaya !’ Perjalanan yang takkan terlupakan !

Laporan M. Kevin Julianto Jurnalis QSMART

Fs : kevin_hunter@truelove.com

Mp-version

Selasa, 14 Oktober 2008

ngobrol bareng Pak Tung Desem Waringin - anak muda juga harus kaya


dapet kesempatan ngobrol panjanglebar ama motivator no.1 Indonesia ? waaahhhh
tunggu kisah serunya-coming soon

Minggu, 12 Oktober 2008

Cerita bareng Pak Mario Teguh yuk...


Are you really serious about your success ?

Tentu saja kami semua mengatakan : Yes, we really serious about our success.

Kemudian Pak Mario melanjutkan dengan dengan kalimat-kalimat ini :

Mengapa masih suka menunda ?

Kita tahu bahwa keberhasilan datang melalui hubungan baik, mengapa masih sombong ? Mengapa menggigit tangan yang memberi makan ?

Mengapa menjelek-jelekan perusahaan yang sudah membayar ?

Berikut ini saya ingin mensharingkan hal-hal penting yang perlu diperhatikan dan ditindak lanjuti agar kita dapat mencapai sukses / keberhasilan dalam karir dan kehidupan:

Kita hanya akan dapat menerima kepercayaan yang besar kalau sebelumnya kita bisa dipercaya dalam hal-hal kecil. Bagaimana mungkin seseorang dapat dipercaya untuk melaksanakan sesuatu yang besar jika dalam hal-hal kecil telah melakukan ketidak jujuran.

Kita perlu memiliki ketertarikan yang tinggi pada hal-hal baik yang kita cita-citakan sebagai tenaga yang akan membawa kita pada kecemerlangan karir dan kehidupan. Sangat disayangkan ternyata banyak orang yang lebih berani untuk menghadapi penderitaan yang pasti daripada kemungkinan untuk berhasil.

Orang yang mau berubah menjadi lebih baik dalam kehidupannya dijanjikan kebaikan oleh Tuhan. Orang berubah karena bertindak. Dalam agama ini disebutkan sebagai upaya. Berarti terhadap orang yang tidak mau berubah - dia tidak berupaya dan orang itu tidak mau berubah nasib maka tidaklah mengherankan kalau dia tetap dalam keadaannya yang tidak membahagiakan.

Apakah ada orang yang tertarik, tetapi tetap tidak bertindak ? Ya, ada yaitu orang yang rasa takutnya lebih besar daripada ketertarikannya. Dari sini kita mengerti bahwa seseorang yang ingin berhasil harus membangun ketertarikan untuk berhasil yang lebih besar daripada rasa takutnya.

Untuk berhasil kita harus menjadi orang baik. Jadilah orang baik, karena kepadanya dijanjikan : kekayaan, kesehatan, ketenaran, kebahagiaan, nama baik . Orang yang mendapatkan uang yang banyak dengan melakukan yang tidak jujur bukanlah orang berhasil, dia hanyalah orang jahat yang banyak uangnya - that's nothing.

Step-step keberhasilan : dream well, plan well and work well. Kelihatannya simple walaupun tidak simple dalam melakukannya. Ask and you will be given . Mintalah – kepadaNya , maka akan diberikan kepadamu.

Kepantasan untuk berhasil mendahului keberhasilan. Dalam segala hal- kita perlu untuk memantaskan diri. Jadilah pribadi yang pantas untuk berhasil dengan menjadi pribadi yang baik dan bersungguh- sungguh yaitu melakukan pelayanan kebaikan yang menguntungkan dan membahagiakan sesama dalam bidang apapun yang kita kerjakan saat ini.

Miliki bintang-bintang kecil secara bertahap dengan cara : targetkan apa yang Anda inginkan dalam waktu dekat ini (short term plan ). Apakah short term plan itu membuat Anda sulit tidur ? Excitement itu harus di-install yaitu dengan melakukan dengan diri Anda sendiri hal-hal kecil yang Anda inginkan. Saat mencapai keberhasilan-keberhasilan kecil itulah kita hadiahi sesuatu pada diri kita sendiri.

buka aja deh www.mtsrw.com

Sabtu, 11 Oktober 2008

Jakarta Underdresser … 24 Jam Petualangan Menjadi Kaya, Mau ?

Hari itu, Jumat 10 Oktober, aku sudah bersiap untuk mengadakan Adventure-Petualangan baru yang belum pernah aku jalani sebelumnya. Petualangan 24 Jam menjadi kaya, Waw ! Mau ?
















Aku diundang untuk mengikuti Pelatihan Marketing selama 3 Jam oleh Bapak Tung Desem Waringin. Itu-tuh, motivator nomor satu Indonesia versi Majalah Marketing yang pas launching buku-nya, ia naik helikopter trus ngehujanin uang senilai 1 milyar dari atas ke bumi. Hooh ? Cengo deh. Weleh-weleh, masih SMA dapet kesempatan buat ikut pelatihan Marketing. Tema-nya ’Bagaimana Kaya Melalui Marketing’. Wow ! Aku mau diajarin jadi kaya ! Mau Bangets ! Lagian sebelumnya memang sempat kubaca buku fenomenalnya ’Meningkatkan kekayaan sampai 2000%melalui Marketing – Marketing Revolution.’ Meski itu konsumsi Babeh Babeh Eksekutif Pengusaha, why not ? Alhamdulillah, kesempatan langka ini kudapatkan ! Yeah !!!

Seperti sudah direncanakan sebelumnyaaku akan berangkat dengan tiga rekanku lainnya. Dalam undangan itu, yang bila di uangkan seharag 800 ribu perak blur ! Aku boleh mengajak 2 orang teman yang lain. Dia Pak In In, sebagai pembina, Delia dan Devania, adik kelasku yang juga jurnalis sekolah. (Devania ikut aja, meski jatah Cuma buat 2 orang, coz Adel ga ada temen). Setelah siap siap mau Taking Of ke Jakarta melalui Bandara Penerbangan via Darat alias Terminal Bis (hehehe), tiba tiba ada kabar Delia dan Devania batal ikut.Whats ? Berarti ada 2 orang yang kosong untuk mengisi posisi mereka. Aku telepon Pak In In. Siapa ? Dia nawarin banyak orang.



Si A, si B, si C, ampe si Ja Ha Kho di tawarin. Aku bilang. Ya udah, aku ajak temenku aja lah. Aku mikir, siapa yang bisa aku ajak ? Hmmm.... Ting ! Oia ! Hendi ! Dia temen SD aku ! Aku baru aja ketemu dia lewat FS ! Aku ajak pasti mau ! Dan rupanya, meski mendadak banget ajakannya, setelah di telepon, dia hayu wae. Maka, para pencari Mu (maksudnya ilmu-Nya) personilnya pas bertiga kayak trio bajaj. Saya (Kevin yang sekilas mirip Isa bajaj atau Irgi – wueleh...), Pak In In dan Hendi. Formasi yang nggak disangka sebelumnya.


















Kita pun berangkat naik Bis jurusan Tasik – Kampung Rambutan. Jam 10-an lah dari terminal. Bismillah. Perjalan pun dimulai. Diperjalanan, kita ngobrol-ngobrol gitu. Meski aku sudah kurang lebih tiga tahun nggak ketemu si Hendi, tapi kita kayak udah berkawan lama. (Emang berkawan lama kali, kita kan 6 tahun bareng di SD). Pak In In juga langsung promosiin majalah GSM yang baru terbit. Dan Majalah Pelajar bulan Oktober. (Yah, aku nggak ada di Majalah Pelajar. Ngik Ngik. Pokoknya ntar November, aku bakal terpampang di Majalah Pelajar !). Waktu pun berlalu, Oh dear... aku mules. Aku nanya ke Hendi.
’Hen, gue mules nih.’
’Ah,ente bagaimana sih, ini kan TOL CIPULARANG, lama banget, 3 jam-an lah nyampe transit.’
’....’

Olala, polos. Nahan 3 jam. Ya deh. Aku ngalihin perhatian dengan nyanyi-nyanyi. Ga lupa aku ngaitin Headphone Soft dual ku di leher. Keren deh kelihatannya. Aku sebelumnya minta tolong ke Hendi supaya bawa music player. Biar aku yang bawa Headphone-nya. Tapi whats going on ?

’Hen, pinjem mp-4 nya. Gue uda keren keren nih nenteng headphone kayak dj-masa ga ada musiknya.’
’mp-4 ? siapa yang bilang bawa ? ngga bawa, blur !.’
Cengo. Ngapain gue bawa headphone kalo gitu ? Luarnya aja keren. Kayak DJ yo-yo aha aha. Tapi kebawahnya malah masuk ke saku, ngga nyolok ke music player. Konyal banget kayak nutrijell.


Tiba-tba aja Pak In In pindah ke Jok depan yang porsi buat tiga orang tapi kosong. Jadilah Pak In In leluasa. Pas Bis transit di halte, bejibun-lah orang-orang pada naik. Ada sesosok gadis-mahasiswa kayaknya-naik ngelihatin aku. Aku balik lihatin, tajem. Dia pindah tatapan ngelihatin Pak In In seraya berkata.


’Pak, Ini jok kosong kan ?’
’I...Iya.’
Duduklah sang gadis se-jok dengan Pak In In. Ga lama kemudian ada lagi sesosok gadis bertubuh gempal-namun ngga gemuk amat-juga stelan mahasiswa. Ngelihatin jok disamping gue kosong. Tapi tu cewek lebih memilih jok dipinggir Pak In In. ’Bru..’ Jadilah Pak In In menerawang ke arah jendela. Ngga bisa gerak. Dalam hatinya sih, dia bilang, satu-satunya yang dia risaukan-’Ngga bisa sholat di mobil kalau keadaan gini.’ dengan wajah sedikit grogi.

Hendi mulai ngelakuin ritual yang kayaknya aku kenal deh. Dia nepuk nepukin tangannya ke sadaran jok depan. Niup-niup. Terus gerakan cuci tangan.Gerakan nepuk-niup-nya di ulangi. Udah gitu gerkan cuci muka. Udah gitu gerakan takbiratul ihram. Oh iya ! Tayamum tuh orang ! Sholat Duhur dan Ashar du jAmak Qasar, trus di mobil pula. Kombinasi yang baru aku lihat. Ck Ck Ck...
’Hen, kenapa ngga di mesjid aja ntar.’
’Supaya jongjon (-t­enang-dalam basa sunda)

Ah, dasar, menurut aku sih itu mah kayak yang ngga sabar nunggu turun aja. Tiba tiba sang Kondektur bilang. ’Uki – Uki Uki – silahkan turun.’ Pak In In pun mengajak untuk turun. Wah, jangan jangan Pak In In ge-er dikata Uki Peterpan. Model rambut ama jenggotnya sih udah mirip (hehehe). Padahal Uki kan, Universitas Kristen Indonesia. Sembari bercanda, aku bilang ke Hendi.
’Hen, Uki jurusan Psikologi sekarang lagi libur lho..Nyantei deh gue. Lu jurusan apa ?’ (lagaknya seakan akan gue emang mahasiswa Uki-sekalian caper ama penumpang cewe).
’Jurusan pembaptisan.’ Ucapnya polos tanpa ekspresi sembari turun dari bis.
Aku ketawa nge-gak gak dengernya. Wah wah wah, dasar si Hendi. Kalau secara fisik, dia mirip orang warga negara Zimbabwe yang belajar Modern.

Setelah turun dari terminal. Kita bertiga menyegarkan diri dulu dengan sholat. Kecuali si Hendi, dia udah sholat di bis tadi. Ketika aku wudhu, tanpa melepas headphone, aku berusaha supaya headphone ini nggak kebasahan. Diputer puter, di kait kait, dan apa yang terjadi ? ’Praaaak...’ Ononona... Headphoneku patah ! Huaaaaaaa... Pelajaran moral-kalau tadi aku sholat di bis ngikutin si Hendi, mungkin aku ngga perlu sholat lagi-dan ngga perlu wudhu lagi, dan ngga perlu buat headphone ini jadi patah. Tapi kata hadis, jangan berandai andai. Andai itu jebakan setan dan Ini udah takdir.

(kelihaatn kan, headphone ku patah-yang tadinya ngegaya jadi ngegayot-hahaha)


-pelajaran moral-kalo mau ke luar kota ngga bawa music player ga usah bawa headphone

-kalo mau wudu, headphone buka-
-kalo mau ssholat di mobil, cepet sholat !!!-
Setelah sholat. Aku dan Hendi di ajak Pak In In yang basic-nya hobi menjelajah kota dengan jalan kaki, lumayan jauh lho, menuju pangkalan busway. Waw meski capek, aku rasa ini keren. Serasa di film apa gitu. Jalan kaki bertiga. Trus panas terik. Banyak mobil yang hilir mudik. Beneran ngga bakal dlupain seumur hidup



ini nih foto perjalanan kita-seruuuu !!!




















dari terminal menuju BUSWAY... jauh panas, tapi keren Boooo






































ini Foto di jalan menuju BUSWAY ...



cukup jauh... jadu humfbbhhhh... lumayan cAPEK///














































Akhirnya aku nyampe ke Pangkalan Busway. Kudu ngelewatin dulu jalan panjang gitu. Trus bayar karcis (3000 perak-murah lho) udah gitu nunggu deh di halte busway. Ini pertama lho !!!

Akhirnya busway datang. Karena penuh jok-nya. Kita pun nangkel kalau dalam basa sundanya mah (dalam bahasa indonesia itu-terekel- eh bukan yah ?) Rupanya Busway itu cukup lama dan banyak transit. Lagi ! Meski pegel, ini nyenengin banget ! Keren deh !

Sekian lama –meski nyenengin- berdiri terus sih pegel juga. Akhirnya ada jok yang kosong aku pun duduk. Yeeeee !!!! Kasian banget, cuam si Hendi yang belum duduk. Pak In In sih udah. Hahahaha

Kami pun turun dari Busway. Nyampe deh. Naik jemabatan ke Pasar senen nyari metromini. Eh taunya jembatan yang kita tuju salah jurusan balik lagi deh. Nah, dibelakang jembaran ada Plaza Atrium, keren ngga seh >?





















And The Story Goes... Lets read ...
-CONTINUED,,terus baca ya lanjutannya -

Jumat, 10 Oktober 2008

Selasa, 07 Oktober 2008

dilema

Buah Dilema TTM Merah Warnanya


Hari itu gue tiba – tiba dapet sms dari TTM-an gue, si Sabrina. Sms yang bikin jantung gue jogging, mata merem melek, hidung tersumbat, segera minum promag. (Hei, kok malah ngiklan ?). Sms yang nggak gue sangka sebelumnya. Begono kata-katanya ; ”Mulai sekarang aku nggak akan percaya lagi ma Aa. Salah benernya Cuma Aa yang tahu.” Hah ? Ada apa dengan si Teteh ? Aa nggak salah. Aa nggak polybag kok (emang tanaman ?) Aa setia kok.(Gue emang dapet panggilan familiar ’Aa’. Kayaknya berbakat jadi poligamers ?). Yasuilah. Gue selidiki, kok tiba tiba TTFC-gue (Maksudnya-Teman Tapi ngFans Club) jadi tiba tiba nyosor gitu ?


Hmmm... pasti ada yang nggak beres. Para pegawai di pikiran gue langsung lembur nyari folder di memori gue, siapa yang sekiranya sirik ama gue, terus dengan berat badan mau ngehasut gue. Hmmm.. ayo terus mencari – mencari dan mencari. Bak di kantor notaris, folder dalam memori gue lagi di acak-acak. Kalo tuh pegawai otak gue bisa protes, mungkin dia udah bilang, ’Bos, Capeeeeek !’. Sebagai Bos yang bijak bestarikan tumbuhan, gue akan ngucap, ’Capek ? Dagorin aja pale lu, P okoknya Cariiiii ... !!!’ Dan pencarian pun dilanjutkan. Dan. Three, two, one... Dorrr !!! Ting. Ibarat lampu Edison yang baru ketemu, gue inget. Jangan-jangan ulah mantan gue !
Ya, siapa lagi kalo bukan mantan gue yang sirik ? Mantan gue siapa ya. Gue mulai menelusuri. Anti, Nani, Dewi, Marni, atau Susi ? Eh... kok malah nyanyi lagu Project Pop ? Nggak, bukan, mantan gue, Fani, Denura, Wiwit, Azka, dan, emmm... Oia ! Tria ! Dia temen deketnya si Sabrina ! Kayaknya dia yang ada maksud buat hasut menghasut gitu. Ok ! Intuisi gue mendukung kalo emang si Trya yang ngehasut ! Soalnya tadi gue ngelihat si Sabrina ma Trya ngobrol serieus banget.

Dengan gaya cool gue nyusun ratusan strategi dengan waktu hanya 5 menit saja ! Gue pun minjem hape si Dudi. Ade klas gue. Gue sms si Trya itu ! Hmmm.. bukannya ga punya pulsa pake minjem Hape si Dudi-dudi-dam-dam. Kalo pake Hape gue, ya ketahuan ama si Trya donk ! Aksi teroris win pun gue lancarkan. Gue awali sms dengan kata kata yang menusuk. ’Hei, lu, siapapun orangnya ! Jangan pernah ngerusak kebahagiaan orang lain ! Stop deh ngehasut orang lain ! Jangan makan bangkai sodara sendiri dong (maksudne ngomongin kejelekan orang) !’ gue pun pencet ’Send’. Lebok deh, gue seneng. Gue yakin, pas dia baca tuh sms, bagai air di daun talas. Jantungnya jadi goyang dombret gitu. Ngga lama dia ngebales. Si Dudi bilang, ’Kak ada sms lagi nih’. Gue sabet tu Hape, gue baca. ’Eh ini siapa ? Serius aku nggak ngerti. Ngehasut apa ?’. Makin esmosi, gue bales.’Alah, pake nanya lagi. Udah deh, sekarang kamu instropeksi, kalo kamu tadi ngehasut seseorang, sebagai bentuk tanggung jawab, lo konfirmasi ma dia, kalo apa yang lo ucap ngga bener!’ gue kirim ! Semntara Hape si Dudi gue jabel. Pasrah deh hape lo gue sedot Dud. Nggak lama si Trya ngebales. Sekarang kata – katanya kayak keluar dari mulut Ustadzah. ’Assalamualaikum saudaraku yang disayangi Allah. Mungkin ada kesalahpahaman di antara kita. Aku diajarkan orang tuaku untuk berbuat baik. Aku nggak melakukan itu. Ini pasti salah sangka. Semoga Allah membuka pintu hati kita dan meluruskan semua.’ Beuhh... kok jadi gini ? Gue jawab aja simpel. ’Amin, yang pasti Lu wajib ngonfirmasi kata kata hasutan lo, gue orang yang nggak perlu lo tau. Wassalam.’

Gue balikin tu Hape ke si Dudi. Belum puas ampe disitu, gue telusuri lagi. Pas gue menuju depan gerbang sekul, mau nygeta angkot, gue ngeliat ada kerumunan orang. Kayak ada embe baru ketabrak. Setelh ditilik – tilik, oh ! Rupanya itu si Trya and the genkz. Lagi ngorek ngorek Hape. Mukanya semua pada serius. Kayak yang sembelit dua minggu. Gue sih senyum – senyum aja, nyantei. Tapi Trya and the gankz pada sinis gitu ngeliatin gue. Kayak srigala berbulu lebat mau nerkam daging sisa. Udah ah. Gue pun cabut ke Humz naik angkot.

Setelah merenung sekian lama, akhirnya gue beraniin diri nelepon langsung si Sabrina. So, Whats going on ? di Rijek ! oh Shitt ! Ga nyerah, gue telepon lagi. Di rijek lagi ! Oh dear ! Gue telpon lagi. Dan di rijek juga ! Oh Moms ! Gue musti gimana ? Akhirnya gue pake kata kata yang membuatnya merasa mengerti. Hmmfh… ‘Sab, kalo ngga di angkat lagi. Aa ga tau mesti gimana. Ijinin angkat teleponnya sekali aja. Sebelum a meninggalkan semuanya. Sebelum semuanya berakhir.’ Ceileh, sok puitis gitu deh. Ya, maksudnya mau bikin resepsi kalo seakan akan ada yang mau gol bunuh diri. Trus ? Efektif. Dia langsung ng-Sms. ’Aa mau bunuh diri ?’ Hahahahaha ... gue berhasil bikin dia ng sms.(Bikin dia mau ngsms dulu susahnya jadi perjaka loh !) Akhirnya, gue mulai percakapan. ’Nggak dong, bunuhdiri ? nauzubillah. Ijinin aa ngejelasin semua !’. Dia mulai menjadi pendengar yang baik. Seperti sebelumnya, yang sudah-sudah. Gue disangka playboy. Sejak kapan ? Gue jelasin aja yang sebenarnya terjadi. Dari a ampe jet. Akhirnya dia mau ngerti. Gue nanya, kok tiba-tiba dapet info kayak gitu ? Dia bilang dapet info itu dari banyak orang. Included Trya. Brarti gue ga salah dong dalam menduga.

Gue pun nelpon trya. Sebelumnya gue sms dulu dia, boleh nelpon ? Boleh. Dalam percakapan gue di telpon, gue nanya kenapa kok bilang yang ngga-ngga. Dia malah nangkis kayak pemain badminton keseleo. ’Jadi Aa nyalahin aku, gitu ?’. ’Nggak nyalahin. Kapan aku nyalahin ?’ Eh, kesananya malah debat. ’Aa, plis. Jangan sakitin hati Sab, kasian dia. Dia bilang, sayang ama Aa. Cuma ngga suka sifat buruk Aa yang suka deket ama banyak cewek.’ Ohhh... begitu toh. Jujur aja. Ini bikin perasaan gue lega. Tapi... BLEDEEER gue kaget ! Nyokap baru pulang dari rumah tetangga. Kalo ketahuan gue nelpon pake telpon rumah trus nelponnya ke Hape, bisa isdet gue ! ’Trya, eh... Uh... Oh,..’ (Gue jadi salto, kayak kebelet). O-Em-Ji (OMG - OH My God), gue lansung mengakhiri percakapan.’Udah dulu ya, assalamualaikum !’ BRAK ! Gue cekek tuh telepon ampe mati. Pas gue nengok ke belakang. GLEK ! Nyokap udah ngeliatin gue sambil marah. Ooow... wewenstrabet... Gue sih Cuma bisa bilang, ’Peace Mom !’. Kena omel nyokap gue deh. Dibalik itu semua, gue jujur aja. Sekarang rasanya, L.E.G.A.

Besoknya. Setelah sebelumnya gue nyusun rencana. Gue take action. Sepeda kesayangan gue udah siap buat dipake nge-Trek record (ngebut maksudnya). Gue bangun pagi – pagi banget. Orang macem gue yang biasanya disuruh lari ngelilingin lapangan coz kesiangan, berbeda buat hari ini. Setelah semua siap, gue lihat jam. Masih jam 6. Ga apa apa. Mandi, solat, makan, baju, buku, sepatu, obat obatan, tandu, tambang, tenda, terpal, piso, baret, (eh… emang pramuka ?) ga denk, perlatan sekolah gue udah siap One Hundred Miligram of vitamin C ! (Ceileh, korban iklan lagi).
Bismillah. Gue tarik pedal sepeda gue. Gue pun cabut, setelah sebelumnya salaman dulu ama nyokap, minta doa. Wusssshhh, sepeda gunung gue melaju cepat. Mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah di ….. (perasaan gue kenal ni lagu ?) Sekedar info aja nih, jarak dari rumah gue ke sekul tu kurang lebih bagi kali, ada 6 kilo-an lah. Tapi ga tau kenapa, waktu dalam perjalanan, gue enjoy. Oia, gue lupa ngejelasin. Kenapa gue berangkat sekul pagi banget trus pake sepeda segala ? Salah satu motif gue, supaya gue bisa ngobrol ama si Sabrina. Satu satunya waktu leluasa gue bisa ngobrol ama dia Cuma pagi – pagi ! Ketika belum ada siapa – siapa. Guru belum datang. Temen –temen belum datang. Sepi pokoknya ! Kenapa naik sepeda ? Olahraga. (Padahal naik mobil lebih cepet-iya kan ? Gue ga punya mobil, trus angkot lama ngetemnya !). Satu lagi, si Sabrina orang pertama yang datang ke sekul. Selalu itu. Sering. Kalo gue, seringnya kesiangan (dulu). Akhirnya setelah melalui jalan berliku, bak Rossi yang medeng – medeng dijalan buat nambah kecepatan, gue nyampe di sekul dengan nafasmu. Eh, nafas ngos ngosan. Setelah gue nyampe. Markirin sepeda gue. Dengan jantung yang disko, gue beraniin buat nyamperin si Sabrina.

Pas ditengok, eh, ga ada siapa siapa. Im the first person yang nyampe sekul. Busetdah, naik sepeda 6 kilo bisa jadi yang pertama nyampe. Gue lupa gimana ngayuh sepedanya tadi. Temen gue yang rumahnya deket aja masih pada nangkring nyetor hasil jam segini. Setelah sabar nunggu, akhirnya si Sabrina dateng juga. Dan suasana sekul masih sepi sunyi senyap. Gue sembunyi dulu, nunggu ampe dia duduk. After that, gue duduk di sampingnya setelah sebelumnya ngucapin salam. Cle aja gue duduk kayak tokai. Akhirnya gue taking ma dia. Gue minta maaf, berkali kali. Sambil nanya, di maafin ngga? Itu aja terus gue omongin. Ampe berbusa deh. Dasar pemalu, dia diem aja, muka setengah senyum, setengah nahan pup, bilang, ’Mmmm... Mmmmmm....’ What d’maksud seh ? Gue pun bikin janji. Ga bakal lagi deket deket cewe, ngehapus imej ’pleyboy’ . Janji berubah. Im swear ! Ok, akhirnya kita deal. Tapi sebelumnya gue juga nangtang dia buat janji. Jaga perasaan gue. Lupakan mantan mantannya. Deal ? Yes !! TTM-an gue pun berangsur membaik dan lebih hangat.